IMPLEMENTASI FUZZY C-MEANS PADA SISTEM SKOR PENILAIAN DESA/KELURAHAN SADAR HUKUM DI PROVINSI JAWA BARAT

Posted by JMII e-Journal on 06.44
JURNAL MASYARAKAT INFORMATIKA INDONESIA
Vol 3, No2, Tahun 2018

  • IMPLEMENTASI FUZZY C-MEANS PADA SISTEM SKOR  PENILAIAN DESA/KELURAHAN SADAR HUKUM DI PROVINSI JAWA BARAT 
  • Beny Ruhiman1, Lilis Diana2, Puji Hartono3
ABSTRAK
Masalah pokok pada penelitian yang dilakukan adalah untuk menentukan kategori hasil skor penilaian Desa/Kelurahan sadar hukum, dasar dari penilaian tersebut adalah Surat Edaran Kepala BPHN Nomor: PHN-05.HN.04.04 Tahun 2017 tentang Perubahan Kriteria Penilaian Desa/Kelurahan Sadar Hukum. Karena pada peraturan tersebut tidak ada penjelasan batasan interval nilai maka salah satu cara yang dapat digunakan adalah melalui metode Fuzzy C-Means (FCM).
Setelah dilakukan analisis data menggunakan spreadsheet excel dan matlab, dengan jumlah sampling data (n)=20; jumlah cluster  (c) = 3; pangkat  (w)=2; maksimum iterasi (MaxIter)=100; error terkecil yang diharapkan (ξ)=10-5; fungsi obyektif awal (P0) = 0; iterasi awal (t) = 1. Setelah dilakukan langkah pengulangan pada kedua tools tersebut didapatkan kondisi berhenti ( |Pt – Pt-1 |< ξ) atau ( t >maxIter) pada iterasi ke – 28 atau perubahan nilai objektif stabil.  Diketahui pada iterasi ke – 28 nilai error terkecil ξ = 0, 0044386. Berdasarkan tahapan-tahapan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode FCM pada sistem skor penilaian Desa/Kelurahan sadar hukum dapat diimplementasikan.
Kata Kunci: Fuzzy C-Means (FCM), Desa/Kelurahan Sadar Hukum, System Development Life Cycle (SDLC), Logical Framework Analysis.