AHP-TOPSIS PADA SELEKSI PENERIMAAN BANTUAN PROGRAM INDONESIA PINTAR

Posted by JMII e-Journal on 19.09


AHP-TOPSIS PADA SELEKSI PENERIMAAN BANTUAN PROGRAM INDONESIA PINTAR

Ari Kusuma Wardana, Rianto
Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Informatika
Universitas PGRI Yogyakarta
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
a.k.wardana13@gmail.com, rian_r@ymail.com


Abstrak
Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan sebuah program yang digalakan pemerintah untuk menuntaskan masalah pendidikan di Indonesia yang dimulai dari tahun 2014. Program ini memberikan bantuan pendidikan dalam bentuk uang tunai dengan nominal yang berbeda-beda, tergantung jenjang pendidikan dan umur dari peserta didik.
Tidak semua anak usia sekolah di Indonesia memperoleh bantuan program Indonesia pintar, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh seorang anak untuk memperoleh bantuan tersebut. Proses menentukan siapa yang berhak memperoleh bantuan Indonesia pintar menjadi rumit dan membutuhkan waktu lama jika proses seleksi dilakukan secara manual dengan melakukan cek kriteria satu per satu dari sejumlah anak atau peserta didik. Untuk itu, diperlukan sebuah metode tertentu yang dapat digunakan untuk menyeleksi atau menentukan siapa yang berhak menerima bantuan Program Indonesia Pintar dengan cepat dan tepat sasaran, serta berpedoman pada kriteria-kriteria yang sudah ditentukan.      
Solusi yang ditawarkan adalah dengan memanfaatkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique For Others References By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS). Gabungan metode AHP dan TOPSIS ini membantu dalam melakukan seleksi anak-anak yang berhak menerima bantuan program Indonesia pintar secara lebih cepat dan tepat sasaran. Studi kasus diambil di SMP Negeri 1 Kalibening kabupaten Banjarnegara. 
Kata kunci :
Sistem Pendukung Keputusan, AHP, TOPSIS, Program Indonesia Pintar
Abstract
Program Indonesia Pintar (PIP) is a program promoted by the government to solve the problem of education in Indonesia starting in 2014. This program provides educational assistance in the form of cash in nominal amounts, depending on the level of education and age of students. Not all school-age children in Indonesia receive assistance from the smart Indonesia program, there are several criteria that must be met by a child to obtain this assistance. The process of determining who is entitled to smart Indonesian assistance is complicated and takes a long time if the selection process is done manually by checking criteria one by one from a number of children or students. For this reason, a certain method is needed that can be used to select or determine who has the right to receive smart Indonesian program assistance quickly and on target, and is guided by predetermined criteria. The solution offered is to utilize the Analytical Hierarchy Process (AHP) and Technique for Others References By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS) method. This combination of AHP and TOPSIS methods helps in selecting children who are entitled to receive assistance from smart Indonesian programs more quickly and on target. The case study was taken at Kalibening 1 Public Middle School, Banjarnegara Regency.
Keywords :
Decision Support System, AHP, TOPSIS, Program Indonesia Pintar